Integrasi Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Pancasila Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa

Authors

  • Amisbah Ramly Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Suprianto Madrasah Aliyah Negeri 1 Kolaka

DOI:

https://doi.org/10.71234/gjet.v1i4.98

Keywords:

Teknologi Informasi, Pembelajaran Pancasila, Berpikir Kreatif, Pendidikan Abad ke-21

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Pancasila terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) melalui desain nonequivalent control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen, masing-masing berjumlah 35 siswa. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran Pancasila berbasis integrasi teknologi informasi, sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert yang disusun berdasarkan empat indikator kemampuan berpikir kreatif, yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji Independent Samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kemampuan berpikir kreatif siswa berada pada kategori cukup kreatif. Namun, uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada indikator originality dan elaboration antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi dalam pembelajaran Pancasila lebih efektif dalam mendorong keaslian dan pengembangan gagasan siswa. Dengan demikian, integrasi teknologi informasi merupakan strategi pembelajaran yang relevan untuk meningkatkan kualitas berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran Pancasila.

References

[1] W. Subadre, A. W. Jufri, and I. W. Karta, “Pengaruh Sarana Prasarana Dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Terhadap Mutu Pendidikan Di Sekolah Menengah Pertama Negeri Kabupaten Lombok Utara Tahun 2022,” J. Prakt. Adm. Pendidikan), vol. 7, no. 1, pp. 1–9, 2023, doi: 10.29303/jpap.v7i1.504.

[2] H. Puspita, S. Suyatno, and L. Patimah, “Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembelajaran Daring di Sekolah Dasar,” Edukatif J. Ilmu Pendidik., vol. 6, no. 1, pp. 832–843, 2024.

[3] I. Amalia, “Menggunakan Teknologi Informasi Dan Komunikasi (Tik) Dalam Proses Pembelajaran Di Sekolah Dasar,” J. Pendidik. dan Konseling, vol. 2, no. 2, pp. 152–155, 2020, doi: 10.31004/jpdk.v2i1.900.

[4] R. Haerani et al., “Pemanfaatan Teknologi Informasi Dan Komunikasi Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Bagi Santri Darul Falah Serang, Banten,” Minda Baharu, vol. 6, no. 2, pp. 154–162, 2022, doi: 10.33373/jmb.v6i2.4557.

[5] R. Lubis, M. D. Rahmatya, S. Nurhayati, H. Hidayat, and M. F. Wicaksono, “Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Di Sma Negeri 5 Cimahi,” J. Pengabdi. Tek. dan Ilmu Komput., vol. 1, no. 2, pp. 62–68, 2021, doi: 10.34010/petik.v1i2.6370.

[6] Y. Nur, Harmawati, and R. Maulana, “Analisis Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi COVID-19 di Sekolah Dasar,” JURNALBASICEDU, vol. 6, no. 1, pp. 281–286, 2022.

[7] D. Hidayati and A. Wijayanto, “Pemanfaatan Teknologi Informasi : Studi Refleksi Pembelajaran saat Pandemi Covid,” J. Educ. Teach., vol. 5, no. 2, pp. 155–165, 2024, doi: 10.51454/jet.v5i2.181.

[8] N. Khikmawati and T. Hidayat, “Pengaruh Model Pembelajaran Team Games Tournament Terhadap Berpikir Kreatif Dan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA Kelas V SD Alislah Surabaya,” Educ. Hum. Dev. J., vol. 4, no. 1, pp. 63–71, 2019, doi: 10.33086/ehdj.v4i1.1084.

[9] Stemi Maquita and Evi Tobeli, “Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learnig Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas Vii Pada Pembelajaran Pak,” J. Sos. Hum. dan Pendidik., vol. 1, no. 1, pp. 88–95, 2022, doi: 10.56127/jushpen.v1i1.286.

[10] A. Widiastuti and A. F. Indriana, “Analisis Penerapan Pendekatan STEM untuk Mengatasi Rendahnya Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Peluang,” UNION J. Ilm. Pendidik. Mat., vol. 7, no. 3, pp. 403–416, 2019, doi: 10.30738/union.v7i3.5895.

[11] T. Prasetyo, M. Zulela, and F. Fahrurozi, “Analisis Berpikir Kreatif Mahasiswa dalam Pembelajaran Daring Bahasa Indonesia,” J. Ilmu Pendidik., vol. 3, no. 6, pp. 3617–3628, 2021.

[12] E. Nuranggraeni, K. N. S. Effendi, and S. S. Sutirna, “Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Ditinjau dari Kesulitan Belajar Siswa,” JP3M (Jurnal Penelit. Pendidik. dan Pengajaran Mat., vol. 6, no. 2, pp. 107–114, 2020, doi: 10.37058/jp3m.v6i2.2066.

[13] H. Ihsan, N. Nasruddin, A. Sejati, and A. Sugiarto, “Developing Teaching Material of Research Methodology and Learning with 4D Model to Improve Critical Thinking Skill,” J. Kependidikan J. Has. Penelit. dan Kaji. Kepustakaan di Bid. Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, vol. 9, no. 2, pp. 541–554, 2023.

[14] A. Sejati, S. Syarifuddin, N. Nasruddin, N. Miftachurohmah, and L. Nursalam, “The effectiveness of guided inquiry learning model with Edmodo assisted to facilitate critical thinking skills,” Prism. Sains J. Pengkaj. Ilmu Dan Pembelajaran Mat. Dan IPA IKIP Mataram, vol. 9, no. 2, pp. 204–219, 2021.

[15] J. Jahring, H. Herlina, N. Nasruddin, and A. Astrinasari, “Pengembangan Instrumen Evaluasi Pembelajaran Matematika Berbasis Online Menggunakan Aplikasi Quizizz,” AKSIOMA J. Progr. Stud. Pendidik. Mat., vol. 11, no. 2, pp. 872–881, 2022.

Downloads

Published

2025-12-28