Implementasi Teknologi Tepat Guna Sumur Bor untuk Penyediaan Air Bersih Pascabencana di Desa Alue Leuhop
DOI:
https://doi.org/10.71234/tenang.v3i1.125Keywords:
Air bersih, Pengabdian Masyarakat, sumur bor, sanitasi, ketahanan bencanaAbstract
Desa Alue Leuhop, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, merupakan wilayah rawan banjir dan longsor yang sering mengalami gangguan akses terhadap air bersih pascabencana. Sumber air tradisional seperti sumur gali dan mata air mudah tercemar oleh lumpur, limbah, serta bakteri patogen, sehingga meningkatkan risiko penyakit akibat lingkungan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih yang tahan bencana melalui pembangunan sumur bor, pemasangan pompa air, penyediaan tangki penampungan, dukungan genset, serta edukasi sanitasi dan pemeliharaan fasilitas. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, implementasi, monitoring, dan evaluasi dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah desa, masyarakat, dosen, dan mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa fasilitas yang dibangun mampu memberikan akses air yang lebih stabil bagi warga, termasuk 64 kepala keluarga penerima manfaat. Selain itu, program ini meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan air secara bijak, perawatan sumur bor, kebersihan lingkungan, serta deteksi sederhana terhadap perubahan kualitas air. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna, partisipasi masyarakat, dan dukungan perguruan tinggi dapat memperkuat kesehatan, kemandirian, serta ketahanan desa yang rawan bencana. Program ini berpotensi direplikasi di wilayah lain yang mengalami masalah serupa. Keberhasilan ini menegaskan pentingnya kolaborasi lokal dalam menciptakan layanan air bersih yang berkelanjutan, responsif terhadap kebutuhan warga, dan adaptif terhadap kondisi darurat secara mandiri di tingkat desa.
References
Arifah, Rena et al. 2026. “SOSIALISASI DAN PENDAMPINGAN PENGADAAN AIR BERSIH” Community Development Journal 7(1): 147–51.
Asbetsadik, Teklesinoda, Arragaw Alemayehu, Dagim Wolde, and Getabalew Derib. 2025. “Enhancing the Sustainability of Rural Water Supply Schemes in Emegua Kebele : The Role of Community Participation and Key Challenges.” Discover Sustainability. https://doi.org/10.1007/s43621-025-01098-9.
Daniel, D. et al. 2021. “A System Dynamics Model of the Community-Based Rural Drinking Water Supply Program ( PAMSIMAS ) in Indonesia.” water 13.
Fadhil, Ammar et al. 2026. “Normalisasi Sumur Pasca Banjir Untuk Pemulihan Akses Air Bersih.” Jurnal Malikussaleh Mengabdi 5(2): 410–20.
Garfias, Margarita, Imaduddin Ahmed, Ella Meilianda, and Priti Parikh. 2024. “International Journal of Disaster Risk Reduction WASH Recommendations for Improving Disaster Preparedness and Recovery in Schools in Indonesia.” International Journal of Disaster Risk Reduction 114(May): 104924. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2024.104924.
Kurniawansyah, Eko Sutrisno, Syafruddin. 2025. “PEMBERDAYAAN KOMITE AIR UNTUK PENGELOLAAN AIR BERSIH BERBASIS MASYARAKAT.” KARYA 5(2): 74–78.
Prisca, Vimbainashe, Prosper Chopera, and Lesley Macheka. 2024. “Water, Sanitation and Hygiene Practices in Areas Affected by Cyclone Idai in Zimbabwe.” Journal of Water, Sanitation & Hygiene for Development 14(7): 532–42.
Tan, Boonfei et al. 2025. “Flood-Associated Disease Outbreaks and Transmission in Southeast Asia.” Frontiers in Microbiology (October): 1–14.
Yang, Zhengyu et al. 2024. “Mortality and Morbidity Risks Associated with Floods : A Systematic Review.” Environmental Research 263(August).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TENANG : Teknologi, Edukasi, dan Pengabdian Multidisiplin Nusantara Gemilang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





